20110821 Lebih baik memulainya kan..

20110821 ? 21 agustus 2011 ? yup..!

Apa yang istimewa di hari itu ? kenapa bukan tanggal 17 Agustus ? yah kalo 17-an sih dah banyak yang ngerayain.. karena dah kebanyakan jadi ya saya pilih untuk ngerayain hari yang lain aja hahahaha…

yup, pagi-pagi sekitar jam 9 pagi setelah selesai ibadah saya naik bus DAMRI jurusan Pucang gading, dan untuk sesaat (sekitar 15 menit..!!) bus itu ‘ngetem’ dulu di ngaliyan.. huft.. saya lihat sopirnya masih asyik baca koran di belakang. Bis DAMRI sebenarnya kendaraan favorit saya. Kalau kata Fifi, “santai aja, naik DAMRI sambil tidur ga bakal kebablasan kok. waktu kita kebangun dari tidur paling juga belum nyampe..”

Yah.. yang jadi masalah cuma satu itu, kecepatan bus DAMRI ini tak lebih cepat dari kecepatan saya naik sepeda kalau lagi keliling kawasan sore-sore. Mungkin karena bus DAMRI ini ga dikejar target kayak bus yang lain, makanya dia bisa seenaknya jalan.

Dari Jrakah saya pindah bis jurusan Mangkang. Yup.. saya mau ke terminal mangkang, untuk pertama kali-nya setelah terminal itu dibangun ulang. Dan hanya dalam 10 menit bus itu sudah sampai diterminal. Tidak seperti bus DAMRI, yang ini kayaknya mantan pembalap hahaha…

Setelah menunggu beberapa menit di shelter bus trans semarang yang penuh sesak, akhirnya datang juga hehehe.. yup 21 Agustus 2011, hari itu saya ada janji buat jalan-jalan ma Fifi ke mall. Yah ini minggu terakhir sebelum minggu depan kami harus menikmati liburan bersama keluarga masing-masing kan.. hahaha…
Atasan warna hijau (hhmmm..) dan sweater hitam, it’s great, right..? sayangnya saya lupa bawa kamera dan kebetulan handphone saya juga lagi lowbat, nasib deh ga bisa foto hahaha… padahal dia juga dah seperti biasanya ngancam-ngancam buat ga difoto hahaha..

Sepanjang perjalanan ke mall Ciputra dengan trans semarang kami membicarakan banyak hal. Yah, sekedar ‘ngalor ngidul’ aja dan banyak bercanda. Dia bilang “liatin baris penumpang yang disebelah sana yang, mereka dari tadi liatin kita mulu. Mungkin karena dari tadi kita pegangan terus ya..” hahahaha…. yah biarlah, hari ini saya memang ga mau melepas pegangannya hahahaha…

Setelah belanja baju buat keponakan dan ‘anaknya’, kami sempat berbicara banyak mengenai rencana kami. Yah, kita bukan sudah anak-anak remaja lagi yang bebas kesana-sini. Walaupun kami belum ada rencana untuk eehhmmm.. married, tp memang dari keluarga sudah mulai ditanya soal seriusnya kami atau tidak..
Terlebih lagi masih ada ganjalan serius pastinya, perbedaan itu..

Saya ingat cerita yang sering saya ceritakan untuk Papi.
Seperti seseroang yang terjebak didalam sebuah ruangan dengan hanya satu pintu disana. Sayangnya pintu itu tertutup batu besar. Perintah dari Tuhan jelas, Doronglah batu besar itu sekuat tenagamu.
Dan orang itu pun setiap hari mencoba mendorong batu besar itu. Satu hari, dua hari, berlanjut satu bulan hingga bertahun-tahun orang itu terus mendorong batu besar itu. Tapi nampaknya batu itu tidak bergeser sedikitpun. Hingga akhirnya dia merasa lelah dan akhirnya berseru kepada Tuhan “Tuhan, lihat.. aku sudah mencoba memindahkan batu itu. Tapi sudah bertahun-tahun aku mendorongnya dan batu itu masih disana..!”
Tapi jawab Tuhan padanya “Siapa yang menyuruhmu untuk memindahkan batu itu..? aku hanya menyuruhmu untuk mendorongnya. Urusan memindahkan batu itu dari jalanmu , itu bagianKu..”

Yah, hari ini kami memutuskan untuk memulai mendorong batu itu, memang tidak akan mudah, tapi kami akan berusaha sekuat mungkin. Saat ini mungkin kami hanya bisa membawanya dalam doa, dan sisanya biar Tuhan yang bekerja..

Sesudahnya dari mall dan sempat mampir ke joglosemar untuk pesan tiket ke jogja buat dia, saya putuskan untuk mengantarnya pulang sampai rumah. Sebelumnya dia selalu menolaknya, tapi kali ini saya yang menang dan dia malah menantang saya hahaha…
Sampai dirumahnya saya disambut baik oleh keluarganya ya.. “kok ditendang-tendang..?” yah itu komentar keluarganya saat saya disana hahahahaha… Romie pun kelihatannya tidak semenakutkan yang dia ceritakan hahaha.. Hanya mira yang nangis waktu saya dekati, rupanya sihir yang biasanya membuat saya mudah dekat dengan anak-anak perempuan tidak berlaku disini hahaha… feels like home again…

Ini mungkin hanya awal yang kecil untuk rencana besar kami.. Semangat..!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.